19 years old now.
Dimana semua orang udah mulai beranjak dewasa dan punya seseorang disampingnya, satu-satunya hal disamping gw adalah buku pelajaran. Oke, bukannya gw freak belajar tapi bisa dibilang gw gak punya kerjaan lain. Jadi kira-kira hal positif apa yang bisa dilakukan oleh orang yang gagal dalam hal bersosialisasi selain baca buku? Gak ada.
Bukannya gw ngga berusaha. Well, kira-kira dalam satu tahun ini gw udah jatuh cinta sama tiga cowok. Cowok yang pertama adalah artis cukup terkenal dan dia udah punya cewek. Udah sering twit2an dan sebagainya tapi kayaknya dia lebih memilih pacarnya.
Oke, lanjut ke cowok berikutnya. Dia adalah cowok yang sangat berpengaruh dalam organisasi-organisasi dan lingkungannya. Cerdas, kharismatik, dan super baik. That's why I love him. Everything is going well. He always support me in every hard moment we have beside he is the strong man who always save the people, yeah, some kind like that..lol. But lately, very very lately, I knew he has a girlfriend too. End of the story. I don't like karma. So better leave him sepatut apapun dia untuk didapatkan.
Untung hati gw ngga patah cukup lama cz I start to see this guy. He is very tender guy. Sangat tipe gw banget. Artistik. Nyeni. Dan karya fotografinya mengagumkan. I always love artist so, no doubt that I love him. He is very kind too. Seperti biasa awalnya berjalan dengan baik. We talk and he made me speak about something that I never tell to someone before but he could force me to speak and everything is going blue, I cry and he tells me that it's okay, everything is gonna be all right. And he could make me trust. When I start to think we will be good, he start to tell stories about his girlfriend! Oke, I'm leaving! I'm leaving!!!
Jadi intinya adalah, semua cowok ganteng, berkualitas, dan menjanjikan di dunia ini udah punya pacar. Dan karena perbandingan cewek dan cowok dimasa kini udah berbeda jauh, ini menandakan bahwa kita sebagai wanita berkompetisi luar biasa keras untuk mendapatkan pendamping hidup yang patut. Perlu diingat cowok berkualitas yang pantas dijadikan suami sangat sedikit di dunia ini lebih sedikit dari populasi gajah yang nyaris punah or something.
Kalo lo udah punya pacar, selamat. Tapi tanya sama diri lo sendiri, apakah cowok lo adalah cowok cerdas, pintar, berkharisma, punya jiwa pemimpin, ngga suka mabok, gak ngerokok, dan sayang orang tua kah? Kalo bahkan kriteria diatas ngga termasuk salah satu dari tipe cowok anda, hati-hati, bisa jadi anda mendapatkan zonk.
Apalagi kalo alasan lo mau jadi pacar dia sekarang karena dia begitu sayang sama lo, loyal, selalu ngasih lo apa aja, dan selalu membuat lo bahagia.. Hello, hidup lo bersama nanti ngga cuma untuk hari ini dan besok aja loh. Dimana rasa sayang yang meledak-ledak bisa menghilang dimakan waktu menjadi biasa saja dan kalo lo cuma mengandalkan rasa sayang itu tanpa pertimbangan lain seperti kecerdasannya dan kepandaiannya, bisa jadi suatu hari nanti di usia lo yang ke empat puluh, lo berdua menyuruh anak lo berjualan koran untuk nambah penghasilan. God! Jangan sampai..
Bukannya mau pemilih tapi dunia itu keras dan pilihan yang salah bisa menghancurkan hidup lo selamanya. Apalagi kalo lo bukan tipe cewek yang mudah bangkit dari kesusahan atau 'keterpurukan'. Pada kenyataannya adalah, cowok ngga berkualitas dimanapun akan lebih mudah mengatakan sayang ke semua cewek di dunia ini. Tujuan dia jelas! Untuk menebarkan sperma mereka kesemua orang (karena insting mereka sebagai laki-laki dsb). Cowok-cowok semacam ini ngga punya orientasi untutk membangun keluarga yang berkualitas, tapi membangun keluarga dengan penuh KUANTITAS.
Jangan sampai hal ini terjadi pada anda. Karena sebagai wanita yang lemah, ada kalanya kita ngga sanggup berbuat apa-apa menghadapi hal-hal seperti ini. Mau gimana lagi? Agamapun mendiskriminasi kita. Hukum negara juga. Kita terjebak di atas bayang-banyang sebagai perempuan. Tapi itu bukan alasan untuk menyerah. Maka dari itu, mari manfaatkan kekuatan-kekuatan kita yang dalam beberapa hal keberadaan kita dispesialkan seperti keputusan untuk memilih seseorang.
How? Gimana caranya mendapatkan cowok seperti itu?
Oke, it's hard.. Sejujurnya gw juga bingung.
Tapi satu yang pasti, tingkatkan kualitas diri sendiri dulu. Ngga mungkin cowok berkualitas kualitasnya pengen dikalahkan oleh istrinya. Pasti dia memacu diri untuk lebih baik lagi atau memilih untuk tau diri, meninggalkan kita. Tapi buat kita, there's nothing to loose, cowok berkualitas akan tersaring lagi nantinya.
Baiklah para cewek di dunia ini, marilah kita bersaing demi mendapatkan lelaki berkualitas itu! I dare you! And see you around in my wedding ceremony.. XO